Kisah Penumpang Lion Air yang Melahirkan di Kabin saat Pesawat Menuju Makassar
Rabu, 18 November 2020 - 14:34 WIB
"Kira-kira 50 menit dari jadwal terbang, pendamping dari penumpang dimaksud meminta bantuan kepada awak kabin bahwa mengeluh sakit perut dan meminta air putih hangat. Pimpinan awak kabin (senior flight attendant/ SFA) bernama Novitalia bersama kru kabin lainnya lalu menghampiri guna mengetahui kondisi aktual penumpang. Setelah mendapatkan informasi detail, SFA segera melakukan pengumuman (announcement) apakah dalam penerbangan terdapat profesi dokter. Lalu satu penumpang atas nama Marthina Setiawati Randabunga mengaku sebagai dokter dengan menunjukkan identitas resmi serta dokumen pendukung lainnya," kata Danang Mandala Prihantoro dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (18/11/2020).
Kemudian dilakukan koordinasi dan kerjasama yang baik antara awak kabin dan dokter untuk membantu proses persalinan (melahirkan) penumpang termasuk penanganannya tersebut berjalan normal, dilakukan di kursi bagian belakang.
"Ibu dan anak dalam keadaan sehat serta selamat. Dalam situasi seperti itu guna memberikan pelayanan terbaik, Pilot Capt Eirstanto Prabowo bersama Kopilot Tanto Adi Prasetyo setelah koordinasi dengan dokter dan awak kabin memutuskan untuk pengalihan pendaratan (divert) ke bandar udara terdekat, yakni Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku (AMQ)," timpalnya. (Bisa diklik: Relawan Bacakan Surah Yasin untuk Kemenangan Akhyar-Salman)
Pilot lalu menginformasikan kepada petugas lalu lintas udara dan petugas darat, dalam penerbangan terdapat penumpang yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut. Pesawat udara mendarat pada 15.49 WIT. Setelah pesawat udara parkir pada tempatnya dan pada posisi sempurna, petugas layanan darat (ground handling) Lion Air bersama tim medis segera menangani penumpang dimaksud, untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Lion Air penerbangan JT-797 kembali mengudara dari Bandar Udara Internasional Pattimura tujuan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 16.30 WIT. Pesawat tiba pada 17.15 WITA . Lion Air mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada awak kabin yang bertugas, dokter pada penerbangan serta ground handling di Ambon yang menangani operasional danpenanganan satu penumpang melahirkan penerbangan JT-797," ungkapnya.
Kemudian dilakukan koordinasi dan kerjasama yang baik antara awak kabin dan dokter untuk membantu proses persalinan (melahirkan) penumpang termasuk penanganannya tersebut berjalan normal, dilakukan di kursi bagian belakang.
"Ibu dan anak dalam keadaan sehat serta selamat. Dalam situasi seperti itu guna memberikan pelayanan terbaik, Pilot Capt Eirstanto Prabowo bersama Kopilot Tanto Adi Prasetyo setelah koordinasi dengan dokter dan awak kabin memutuskan untuk pengalihan pendaratan (divert) ke bandar udara terdekat, yakni Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku (AMQ)," timpalnya. (Bisa diklik: Relawan Bacakan Surah Yasin untuk Kemenangan Akhyar-Salman)
Pilot lalu menginformasikan kepada petugas lalu lintas udara dan petugas darat, dalam penerbangan terdapat penumpang yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut. Pesawat udara mendarat pada 15.49 WIT. Setelah pesawat udara parkir pada tempatnya dan pada posisi sempurna, petugas layanan darat (ground handling) Lion Air bersama tim medis segera menangani penumpang dimaksud, untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Lion Air penerbangan JT-797 kembali mengudara dari Bandar Udara Internasional Pattimura tujuan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 16.30 WIT. Pesawat tiba pada 17.15 WITA . Lion Air mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada awak kabin yang bertugas, dokter pada penerbangan serta ground handling di Ambon yang menangani operasional danpenanganan satu penumpang melahirkan penerbangan JT-797," ungkapnya.
Lihat Juga :