Suara Gemuruh Gunung Karangetang Sering Terdengar, 2,5 Km dari Puncak Zona Bahaya
Senin, 16 November 2020 - 10:53 WIB
Yudi merekomendadikan agar masyarakat dan pengunjung serta wisatawan tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km. Selain itu dari kawah utama sejauh 3 km ke arah barat.
Sedangkan untuk masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.
"Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," imbaunya.
Gunung Karangetang terlihat dari pos pengamatan di Kampung Salili, Kecamatan Siau Tengah. Foto/ist
Sedangkan untuk masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.
"Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," imbaunya.
Gunung Karangetang terlihat dari pos pengamatan di Kampung Salili, Kecamatan Siau Tengah. Foto/ist
(shf)
Lihat Juga :