Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme

Sabtu, 14 November 2020 - 22:31 WIB
"Kejadiannya itu saat Koordinator Kelurahan (korban) mengantar ibunya yang juga ketua RT menghadiri undangan Pak Danny. Semua RT/RW diundang tadi. Koordinator Kelurahan (Korlu) saya ini memang setiap hari itu mengantar orang tuanya karena ortunya tidak bisa bawa kendaraan. Nah RT RW mendapat undangan dari pak Dany di Villanya Tokka Maros," jelasnya menceritakan kronologis kejadian berdasarkan keterangan dari korban.

Ia mengatakan, korban itu kapasitasnya hanya mengantar orang tuanya, otomatis tidak bisa naik ke lokasi (Villa) pertemuan. "Hanya sampai di parkiran, nama orangtuanya Ibu Raja Lawang (ketua RT)," sambungnya menjelaskan.

Pepy menambahkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA usai salat Ashar. Sambil menunggu ibunya menghadiri undangan Paslon berakronim Adama ini, Nurlina, sapaan korban bersama anak kecilnya menunggu di area parkiran.

"Nah saat menunggu di parkiran kebiasaannya setiap berada di luar rumah itu dia ditelpon oleh suaminya karena suaminya saat ini sedang di Palu Sulteng. Jadi, dia merekam gambar lokasi tempat dia berada, untuk dikirimkan suaminya. Tetapi sebelum selesai merekam dia dipergoki oleh tim pak Danny empat orang, kedua tangannya dipegang masing-masing dua orang. kemudian HP-nya dirampas, lalu dia diseret ke kamar mandi," jelasnya.

Baca Juga: Debat Kandidat Dinilai Bisa Raih Simpati Swing Voter
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!