Viral Pemilihan Ketua OSIS SMA di Depok Berbau SARA, Begini Faktanya

Kamis, 12 November 2020 - 21:39 WIB
“Itu isu sebenarnya. Yang saya tahu itu pada saat pemilihan pertama itu kan menggunakan sistem online. Nah online itu kan enggak diuji coba dulu, sehingga langsung dipakai. Ternyata pada saat pelaksanaan, trouble,” kata Abdul Fatah.

Namun dirinya tidak menjelaskan secara rinci terkait permasalahan pada sistem pemilihan daring yang dimaksud. “Iya, pada saat pemilihan itu ada masalah. Itu nanti tanya panitia ya, kalau saya tahunya gitu,” ungkapnya.

Dia kemudian menindaklanjuti permasalahan tersebut dan akhirnya seluruh jajaran panitia pemilihan serta para kandidat menggelar rapat bersama untuk menyelesaikan persoalan ini. Hasil dari rapat tersebut, disepakati bersama dan diputuskan untuk dilakukan pemilihan ulang.

“Saya pikir itu tidak masalah. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan seperti itu. Kalau sampai ada yang dirugikan jangan, tapi kalau semuanya menerima, ya silakan,” tegasnya.

Dia mengakui sempat kaget saat pertama kali mendengar persoalan yang menyangkut SARA tersebut terjadi pada sekolah yang dipimpinnya. Luar biasa itu, kenapa bisa ada isu itu. Sedikit pun tidak ada mengarah ke sana (sara), saya yang bertanggung jawab,” pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!