Objek Wisata Alam Batu Badinding, Pemandian Alam di Desa Liyu
Kamis, 12 November 2020 - 14:39 WIB
Objek Wisata Batu Badinding November ini rencananya akan dibuka secara resmi. Namun pengunjung sudah ramai berdatangan secara bergantian. Disampaikan oleh Ketua Pokdarwis Desa Liyu, Megi, pengunjung yang datang diharapkan mentaati peraturan. Apalagi di masa pandemi Covid 19 saat ini yang mewajibkan penggunaan masker ketika berkunjung. "Karena masa pandemi, jadi kami juga mengimbau agar pengunjung mentaati protokol kesehatan," ucap Megi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/11/2020).
Keberadaan Pemandian Batu Badinding rencananya juga akan menjadi pemasukan untuk desa. Selain itu, objek wisata ini dianggap cukup berpotensi apabila dikelola dan dikembangkan. Saat berkunjung ke tempat ini, akan menjadi lebih afdol ketika mandi. Terlebih airnya yang menyegarkan dan suasana hutan pegunungan yang menyatu. (Baca: Lima Pegawai Positif COVID-19, Upi Tutup Empat Gedung).
Namun karena didominasi bebatuan, pihak pengelola pun menyarankan agar wisatawan selalu menggunakan alas kaki saat berjalan di area bebatuan tersebut. Pasalnya, pemandian Batu Badinding dihiasi batu-batu tajam. Sehingga perlu hati-hati saat berjalan. "Kami juga menyediakan alas kaki khusus sebagai pengaman untuk pengunjung dan itu disewakan," jelas Megi.
Pengelolaan tempat wisata Batu Badinding masih dalam tahap proses. Begitu pula penambahan fasilitas lainnya di kawasan ini. Beberapa fasilitas bersantai rencananya akan diolah sebagai sarana pendukung. Di antaranya gazebo, WC , kamar ganti dan tempat bersantai dan perlengkapan camping. Namun hal itu akan dilakukan secara bertahap. Pengelolaan dan pengembangan objek wisata Pemandian Batu Badinding akan dijalankan secara bertahap.
Keberadaan Pemandian Batu Badinding rencananya juga akan menjadi pemasukan untuk desa. Selain itu, objek wisata ini dianggap cukup berpotensi apabila dikelola dan dikembangkan. Saat berkunjung ke tempat ini, akan menjadi lebih afdol ketika mandi. Terlebih airnya yang menyegarkan dan suasana hutan pegunungan yang menyatu. (Baca: Lima Pegawai Positif COVID-19, Upi Tutup Empat Gedung).
Namun karena didominasi bebatuan, pihak pengelola pun menyarankan agar wisatawan selalu menggunakan alas kaki saat berjalan di area bebatuan tersebut. Pasalnya, pemandian Batu Badinding dihiasi batu-batu tajam. Sehingga perlu hati-hati saat berjalan. "Kami juga menyediakan alas kaki khusus sebagai pengaman untuk pengunjung dan itu disewakan," jelas Megi.
Pengelolaan tempat wisata Batu Badinding masih dalam tahap proses. Begitu pula penambahan fasilitas lainnya di kawasan ini. Beberapa fasilitas bersantai rencananya akan diolah sebagai sarana pendukung. Di antaranya gazebo, WC , kamar ganti dan tempat bersantai dan perlengkapan camping. Namun hal itu akan dilakukan secara bertahap. Pengelolaan dan pengembangan objek wisata Pemandian Batu Badinding akan dijalankan secara bertahap.
Lihat Juga :