Luncurkan Produk Baru, Produsen Alat Rumah Tangga Ini Bidik Penjualan 700 Unit Sebulan
Kamis, 12 November 2020 - 07:37 WIB
PT Kreasi Arduo Indonesia memamerkan sejumlah produk Artugo Chest Freezer terbaru
SURABAYA - PT Kreasi Arduo Indonesia, pemegang merek elektronik rumah tangga (home appliance) Artugo di Indonesia meluncurkan chest freezer (lemari pembeku) dalam balutan warna- warni. Dalam sebulan, produk tersebut diharapkan laku sebanyak 700 unit.
Branch Manager PT Kreasi Arduo Indonesia Cabang Surabaya, Suryadarma mengatakan, dalam menggarap pasar produk pembeku, pihaknya secara khusus telah mempersiapkan sejumlah terobosan. Tidak hanya tampilannya saja yang mengalami perubahan, tapi teknologinya juga terus dikembangkan.
“Di Surabaya, produk home appliances kami saat ini sudah memegang market share sebesar 30 – 35%,” katanya saat peluncuran produk chest freezer Espiritos del Artugo, di Surabaya, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Tergiur Uang, Penjual Sate di Surabaya Jadi Kurir Narkoba )
Dia mengungkapkan, market share Artugo di Surabaya mulai menanjak sejak empat bulan terakhir ini. Kondisi ini terjadi di kala pandemi dimana banyak masyarakat yang membutuhkan kotak pembeku makanan untuk diolah sendiri di rumah. Termasuk munculnya usaha-usaha kecil rumah tangga yang butuh tempat untuk frozen foodnya. “Konsumen kami sejauh ini lebih banyak pelaku usaha dibanding untuk kebutuhan rumah tangga,” imbuhnya.
Branch Manager PT Kreasi Arduo Indonesia Cabang Surabaya, Suryadarma mengatakan, dalam menggarap pasar produk pembeku, pihaknya secara khusus telah mempersiapkan sejumlah terobosan. Tidak hanya tampilannya saja yang mengalami perubahan, tapi teknologinya juga terus dikembangkan.
“Di Surabaya, produk home appliances kami saat ini sudah memegang market share sebesar 30 – 35%,” katanya saat peluncuran produk chest freezer Espiritos del Artugo, di Surabaya, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Tergiur Uang, Penjual Sate di Surabaya Jadi Kurir Narkoba )
Dia mengungkapkan, market share Artugo di Surabaya mulai menanjak sejak empat bulan terakhir ini. Kondisi ini terjadi di kala pandemi dimana banyak masyarakat yang membutuhkan kotak pembeku makanan untuk diolah sendiri di rumah. Termasuk munculnya usaha-usaha kecil rumah tangga yang butuh tempat untuk frozen foodnya. “Konsumen kami sejauh ini lebih banyak pelaku usaha dibanding untuk kebutuhan rumah tangga,” imbuhnya.
Lihat Juga :