Pemerintah Harus Tegas Tangani 3 ABK Meninggal di Kapal China
Sabtu, 09 Mei 2020 - 19:37 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. FOTO : Dok suaramuhammadiyah.id
YOGYAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta pemerintah dan DPR bersikap tegas atas meninggalnya tiga anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal berbendera China.
Pemerintah juga diminta melindungi tenaga kerja Indonesia (TKI) serta warga negara Indonesia lainnya di luar negeri yang mengalami masalah, termasuk yang terdampak Covid-19.
“Pemerintah dan DPR harus menyikapi dan mengambil langkah tegas dalam menangani kasus ini, karena menyangkut nasib warga negara Indonesia di negeri orang. Lebih-lebih WNI itu tengah mengadu nasib di negeri orang dengan bertaruh nyawa,” kata Haedar Nashir dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews Sabtu (9/5/2020).
Haedar menegaskan jangan sampai muncul pandangan publik selama ini, tenaga asing di Indonesia dimanjakan bagaikan raja, sedangkan tenaga kerja Indonesia di negeri orang sengsara laksana budak. Sehingga pemerintah harus melindunginya.
Pemerintah juga diminta melindungi tenaga kerja Indonesia (TKI) serta warga negara Indonesia lainnya di luar negeri yang mengalami masalah, termasuk yang terdampak Covid-19.
“Pemerintah dan DPR harus menyikapi dan mengambil langkah tegas dalam menangani kasus ini, karena menyangkut nasib warga negara Indonesia di negeri orang. Lebih-lebih WNI itu tengah mengadu nasib di negeri orang dengan bertaruh nyawa,” kata Haedar Nashir dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews Sabtu (9/5/2020).
Haedar menegaskan jangan sampai muncul pandangan publik selama ini, tenaga asing di Indonesia dimanjakan bagaikan raja, sedangkan tenaga kerja Indonesia di negeri orang sengsara laksana budak. Sehingga pemerintah harus melindunginya.
Lihat Juga :