Benahi Ciliwung, Bima Arya Sebut Harus Ada Atensi Khusus dari Presiden Jokowi
Selasa, 10 November 2020 - 16:22 WIB
Sebab, Ciliwung ini urusan bersama. Jika upaya pembenahan hanya dipusatkan di Bogor saja kemudian daerah lain tidak, maka akan percuma. "Jakarta akan tetap banjir, Depok juga akan tetap tergenang jadi lintasan banjir. Ini juga untuk mengantisipasi itu (puncak musim penghujan), kita ingin bergerak. Banjir kan macam-macam, ada banjir yang langsung akibat curah hujan ke Jakarta, ada banjir karena lintasan. Jadi kita kurangilah banjir dari hulu ini agar volume air tidak terlalu besar," ungkap Bima. (Baca juga: Wali Kota Jakbar: Saat Banjir Warga Akan Mempertanyakan Kesiapsiagaan Kita)
Dia juga menyinggung potensi wisata air seperti rafting atau arung jeram di aliran Sungai Ciliwung. "Ekspedisi kali ini juga untuk memetakan sejauhmana potensi untuk wisata air, yaitu rafting. Kalau di Bogor sudah ada beberapa titik kita petakan, salah satunya adalah ini (Delta Sukaresmi)," ujarnya.
Terkait ekspedisi ini, Bima mengaku belum berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "Nanti di jalan saya akan kontak mas Anies. Besok mendadak sajalah. Saya tak mau ganggu nanti baru saya WA ketika di jalan mendekati Jakarta," ucapnya.
Dia juga menyinggung potensi wisata air seperti rafting atau arung jeram di aliran Sungai Ciliwung. "Ekspedisi kali ini juga untuk memetakan sejauhmana potensi untuk wisata air, yaitu rafting. Kalau di Bogor sudah ada beberapa titik kita petakan, salah satunya adalah ini (Delta Sukaresmi)," ujarnya.
Terkait ekspedisi ini, Bima mengaku belum berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "Nanti di jalan saya akan kontak mas Anies. Besok mendadak sajalah. Saya tak mau ganggu nanti baru saya WA ketika di jalan mendekati Jakarta," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :