Hasil Swab 3 Karyawan Indogrosir Positif COVID-19
Sabtu, 09 Mei 2020 - 17:41 WIB
Bupati Sleman Sri Purnomo memberikan keterangan secara daring soal perkembangan RDT Indogrosir di Sleman Smart Room, Sabtu (9/10/2020). FOTO : IST
SLEMAN - Tiga dari lima karyawan Indogrosir yang hasil rapid diagnostic test (RDT) reaktif Sabtu (2/5/2020), hasil swabnya diketahui positif COVID-19. Yaitu kasus 141 jenis kelamin laki-laki usia 25 tahun, kasus 142 jenis kelamin laki-laki usia 43 tahun dan kasus 143 jenis kelamin laki-laki usia 44 tahun. Ketiganya warga Bantul.
Dua orang dirawat di RSUD Penembahan Senopati Bantul dan satu orang di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Dua orang lagi warga Yogyakarta belum diketahui hasilnya. Termasuk untuk yang lainnya juga masih menunggu hasil swab.
“Ya itulah perkembangan terkini dari klaster Indogrosir,” kata bupati Sleman Sri Purnomo saat acara bupati menyapa, melalui teleconference, di Sleman Smart Room Pemkab Sleman, Sabtu (9/5/2020)
Sri Purnomo menjelaskan RDT dilakukan karena pasien dalam pengawasan (PDP) kasus 79 DIY diketahui positif COVID-19. Pasien itu selama ini dirawar di RSPAU Hardjolukito. Hasil tracing karyawan Indogrosir sebelum dikeahui positif pernah kontak dengan manajemen, karyawan dan pengunjung pusat perbelanjaan tersebut. Sehingga melakukan RDT bagi manajeman dan karyawan.
RDT dilakukan tiga tahap. Pertama Sabtu (2/5/2020) bagi 10 manajemen, RDT kedua Senin (4/5/2020) bagi 94 karyawan dan RDT ketiga Selasa (5/5/2020) bagi 196 karyawan. Hasilnya 5 manajemen dan 52 karyawan reaktif. SPG dan penjaga tenan food court Indogrosir juga di RDT. Jumat (8/5/2020). Dari 44 orang, 3 orang reaktif.
Bagi yang reaktif langsung diswab untuk uji Polymerase Chain Reaction (PCR) guna mengetahui apakah negatif atau positif COVID-19. Selama menunggu hasil swab dirawat dan diisolasi di rumah sakit sesuai dengan domisilinya.
Dua orang dirawat di RSUD Penembahan Senopati Bantul dan satu orang di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Dua orang lagi warga Yogyakarta belum diketahui hasilnya. Termasuk untuk yang lainnya juga masih menunggu hasil swab.
“Ya itulah perkembangan terkini dari klaster Indogrosir,” kata bupati Sleman Sri Purnomo saat acara bupati menyapa, melalui teleconference, di Sleman Smart Room Pemkab Sleman, Sabtu (9/5/2020)
Sri Purnomo menjelaskan RDT dilakukan karena pasien dalam pengawasan (PDP) kasus 79 DIY diketahui positif COVID-19. Pasien itu selama ini dirawar di RSPAU Hardjolukito. Hasil tracing karyawan Indogrosir sebelum dikeahui positif pernah kontak dengan manajemen, karyawan dan pengunjung pusat perbelanjaan tersebut. Sehingga melakukan RDT bagi manajeman dan karyawan.
RDT dilakukan tiga tahap. Pertama Sabtu (2/5/2020) bagi 10 manajemen, RDT kedua Senin (4/5/2020) bagi 94 karyawan dan RDT ketiga Selasa (5/5/2020) bagi 196 karyawan. Hasilnya 5 manajemen dan 52 karyawan reaktif. SPG dan penjaga tenan food court Indogrosir juga di RDT. Jumat (8/5/2020). Dari 44 orang, 3 orang reaktif.
Bagi yang reaktif langsung diswab untuk uji Polymerase Chain Reaction (PCR) guna mengetahui apakah negatif atau positif COVID-19. Selama menunggu hasil swab dirawat dan diisolasi di rumah sakit sesuai dengan domisilinya.
Lihat Juga :