Kasus Rombongan Moge Pukuli Anggota TNI Bikin Warga Bukittinggi Trauma, Masyarakat: Kalau Rakyat Biasa yang Dipukuli Pasti Kasus Lenyap

Rabu, 04 November 2020 - 05:10 WIB
Rita Mardiosa warga Tarok Dipo mengatakan, dulu dia selalu menunggu kedatangan rombongan moge di jalan karena motornya keren dan orangnya berwibawa.

"Dulu, ketika mereka ada di kota kecil Bukittinggi, mereka teratur dan rapi di jalan. Tapi akhir-akhir ini, saya lihat mereka itu kayak kurang sopan, seenaknya, apalagi pada kejadian kemarin saya rasanya sudah hilang simpati, kok bisa mereka bertindak begitu di sini, padahal mereka touring ke sini mestinya saling menghargai," ujar Rita Mardiosa.

Senada dengan Rita Mardiosa, Liza warga Simpang Tarok menambahkan, akhir-akhir ini rombongan moge kelihatan brutal. Apalagi, mereka lebih berani menerobos lampu merah seenaknya seolah-olah raja jalanan.

"Nggak nyangka banget, soalnya selama ini moge benar-benar jadi kebanggaan karena keren, wibawa, apalagi gaya mereka dulu banyak diidolain. Cuman akhir-akhir ini, apalagi semenjak kejadian kemarin yang menganiaya intel Kodim, nggak nyangka banget, nggak kebayang kalau korbannya rakyat biasa," tukasnya.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!