Libur Panjang, Kasus Positif COVID-19 di Jakarta Meningkat
Minggu, 01 November 2020 - 19:18 WIB
Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 7.812 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.328 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 608 positif dan 5.720 negatif.
Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 121.044. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 51.559. (Baca juga; Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Dadang Sofyan Meninggal Terinfeksi COVID-19 )
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 205 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.113 (orang yang masih dirawat / isolasi)," kata Dwi dalam siaran tertulisnya, Minggu (1/11/2020).
Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 106.205 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 94.819 dengan tingkat kesembuhan 89,3%, dan total 2.273 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.
"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," pungkasnya.
Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 121.044. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 51.559. (Baca juga; Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Dadang Sofyan Meninggal Terinfeksi COVID-19 )
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 205 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.113 (orang yang masih dirawat / isolasi)," kata Dwi dalam siaran tertulisnya, Minggu (1/11/2020).
Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 106.205 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 94.819 dengan tingkat kesembuhan 89,3%, dan total 2.273 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.
"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :