Libur Panjang, Kasus Positif COVID-19 di Jakarta Meningkat

Minggu, 01 November 2020 - 19:18 WIB
loading...
Libur Panjang, Kasus...
Kasus positif COVID-19 di Jakarta kembali meningkat sejak libur panjang 29 Oktober hingga 1 November 2020. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus positif COVID-19 di Jakarta kembali meningkat sejak libur panjang 29 Oktober hingga 1 November 2020. Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%.

Berdasarkan data situs corona.jakarta.go.id, pada Kamis 29 Oktober 2020 kasus positif di Jakarta berjumlah 714. Sempat turun pada 30 Oktober 2020 menjadi 514 kasus.

Namun, pada Sabtu 31 Oktober 2020 naik menjadi 585 kasus. Kemudian pada akhir pekan, Minggu 1 November 2020 meningkat kembali menjadi 608 kasus positif. (Baca juga; Pemkab/Pemkot Bogor Gencarkan Rapid Test di Akses Masuk Wilayah )

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta secara massif terus menggelar tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat. Kemudian dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat sehingga memperkecil potensi penularan COVID-19.

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 7.812 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.328 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 608 positif dan 5.720 negatif.

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 121.044. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 51.559. (Baca juga; Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Dadang Sofyan Meninggal Terinfeksi COVID-19 )

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 205 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.113 (orang yang masih dirawat / isolasi)," kata Dwi dalam siaran tertulisnya, Minggu (1/11/2020).

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 106.205 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 94.819 dengan tingkat kesembuhan 89,3%, dan total 2.273 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved