Nama Dicatut, Warga Batulawang Cianjur Minta Reforma Agraria Dipercepat

Kamis, 29 Oktober 2020 - 20:59 WIB
Ratusan warga Batulawang, Cipanas, Cianjur, Jabar melayangkan tuntutan ke Kementeria ATR/BPN terkait percepatan pelaksanaan reforma agraria di daerah mereka. Foto/Ist
CIANJUR - Ratusan warga Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur , Jabar melayangkan tuntutan kepada Kementeria Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasioal (ATR/BPN) terkait pengembangan pelaksanaan reforma agraria di daerah mereka.

Tuntutan ini muncul akibat ulah sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Petani Desa Batulawang yang mencatut nama warga. Padahal, mereka ini orang luar Batulawang yang sengaja dimobilisasi untuk menduduki tanah milik PT Maskapai Perkebunan Moelia (MPM) secara ilegal. (Baca juga: Konflik Sengketa Lahan Dua Desa di Kerinci Pecah, Warga Bersenjata Parang dan Tombak Saling Serang)



“Orang-orang itu bukan wakil dari masyarakat Batulawang Cipanas, Desa Cibadak Kecamatan Sukaresmi dan Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet," kata Ketua Warga Masyarakat Desa Batulawang Asli (Warkamsi) Habib Abdul Karim Almutahar, Kamis (29/10/2020). (Baca juga: Unjuk Rasa Warga Surat Ijo Ricuh, Segel Kanwil BPN Jatim)

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!