Terdampak COVID-19, Peluang Pekerja Migran Jateng Tetap Terbuka

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 07:10 WIB
"Dalam hal ini kita semua harus bergotong royong agar pengangguran akibat dampak pandemi ini bisa kita kurangi," ujarnya. (Baca juga: Mengingat Falsafah Kota, Pagi Ini Cimahi Gelar Kirab Budaya )

Namun sisi lain, kata dia, meski di tengah kondisi seperti ini peluang untuk bekerja di luar negeri masih terbuka bagi Pekerja Migran Indonesia ( PMI ). Pasalnya, sejumlah negara masih membuka peluang itu, yakni untuk sektor domestik atau rumah tangga dan beberapa sektor lain, seperti teknologi dan informasi (TI) . Namun kendalanya adalah kelemahan PMI dalam berbahasa asing dan penguasaan TI.

"Oleh karena itu selain peran pemerintah, juga sektor swasta harus dilibatkan dalam penanganan PMI sebelum diberangkatkan ke luar negeri, dalam memberi pelatihan khususnya bahasa dan keterampilan tambahan," terang Endro.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jateng, Sakina Rosellasari menambahkan, jumlah tenaga kerja dari Jateng yang bekerja di luar negeri pada Juli 2020 tercatat ada 65.000 orang.

(Baca juga: Warga Simalungun Tangkap Anggota Polisi, Diduga Terlibat Narkoba )

"1.900 di antaranya telah pulang akibat pandemi corona. Sedangkan yang pulang kebanyakan mereka yang bekerja di kapal pesiar. Padahal gaji mereka tinggi," ungkap Sakina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!