Manulife Indonesia Luncurkan Perlindungan Jiwa dan Kesehatan Berbasis Syariah

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 16:25 WIB
Sharia Relationship and Development Manager, Destri Dharmastuti (kiri) dan Direktur & Chief of Employee Benefits dan Syariah Manulife Indonesia, Karjadi Pranoto. Foto/SINDONews/HO/Ali Masduki
SURABAYA - Manulife Indonesia meluncurkan MiSmart Insurance Solution (MiSSION) Syariah.Sebuah poteksi berbasis Syariah tersebut tersedia mulai dari Rp300 ribuan per bulan. MISSION Syariah menyasar berbagai kalangan nasabah, terutama para milenial yang membutuhkan produk inovatif untuk perlindungan jiwa dan kesehatan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Produk ini juga dilengkapi dengan Manfaat Loyalitas total 750% dari Kontribusi Dasar di tahun pertama Polis, dibayarkan di akhir tahun ke-10 dan akhir tahun Polis ke-25. (Baca: Manulife Indonesia Hadirkan MiSSION, Solusi 3-in-1 Berbasis Syariah )



President Director and CEO Manulife Indonesia , Ryan Charland, mengatakan sejak tahun 2009, Unit Syariah Manulife Indonesia terus berinovasi untuk senantiasa memenuhi harapan nasabah. Menyadari meningkatnya permintaan akan asuransi syariah, pihaknya mengembangkan MiSSION Syariah sebagai solusi yang sesuai untuk seluruh masyarakat Indonesia.

"Tidak hanya memberikan keamanan finansial kepada pemegang polis dan keluarganya, MISSION Syariah juga berlandaskan prinsip tolong-menolong dan berbagi risiko, yaitu saat terjadi klaim dari para nasabah maka klaim tersebut dibayarkan dari dana Tabarru yang dikelola dan diadministrasikan oleh Manulife sebagai operator yang mewakili nasabah,” katanya.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Juli 2020, tercatat tingkat penetrasi asuransi Syariah di Indonesia masih kurang dari 1%. Hal inilah yang memicu Manulife untuk terus mengembangkan dan menyediakan solusi perlindungan Syariah yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia.

Survei Manulife terhadap nasabah asuransi di Indonesia yang dilakukan saat pandemi menyebutkan, sebanyak 72% nasabah yang telah memiliki asuransi mengatakan bahwa mereka berencana membeli tambahan polis asuransi dalam 18 bulan ke depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!