Kabel Bawah Tanah di Semarang Dicuri Maling, Polisi Cek CCTV

Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:12 WIB
"Itu bukanya (penutup cor) susah karena harus menutup (lalu lintas) jalan dan itu pasti lama. Meskipun tengah malam pasti ada nutup jalan, dikasih rambu-rambu. Ada beberapa orang yang aktivitas. Artinya kalau pencurian juga sudah direncanakan," ungkapnya.

Menurutnya, kasus kriminal terakhir yang merugikan banyak operator adalah perusakan kabel pada 2017. Saat itu, banyak kabel fiber optik yang dipotong oleh orang tak bertanggung jawab.

"Dulu kerugian besar karena melibatkan hampir semua operator yang kena saat itu. Yang terkena itu 7-8 operator (menjadi korban). Semuanya beroperasi di Semarang, Jawa Tengah," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, menyampaikan belum mendapatkan informasi tentang dugaan pencurian kabel itu. "Yang itu (pencurian kabel) belum ada info. Mungkin Polrestabes Semarang yang tangani," ucap dia.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!