Cegah Klaster Keluarga, Ratusan Warga Sariharjo Dites Rapid
Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:17 WIB
Menurut Novi masyarakat sangat antusias dan menyambut baik dengan kegiatan ini. Termasuk sudah mengerti akan pentingnya rapid tes. Tercatat ada 200 warga mengikuti rapid test tersebut. “Bagi yang hasilnya reaktif, sebagai tindaklanjutnya akan diswab,” ujar dia.
Selain di masyarakat, juga mengadakan tes rapid di tempat-tempat yang berpotensi tinggi penularannya, seperti di instansi yang melayani masyarakat secara langsung. Sehingga diharapkan dengan lamgkah ini dapat memutus rantai penularan COVID-19, khususya di lingkup keluarga
Kasus COVID-19 di Sleman hingga Kamis (22/10/2020) pukul 14.30 WIB, konfirmasi COVID-19, sebanyak 1.598 orang. Dirawat 299 orang, sembuh 1.271, dan meninggal 28.
Dari jumlah itu, bergejala 407 orang dan tanpa gejala 1191 orang. Suspect 3.913 orang, terdiri atas isolasi 3.768 orang, selesai isolasi 109 orang, dan meninggal 36 orang.
Selain di masyarakat, juga mengadakan tes rapid di tempat-tempat yang berpotensi tinggi penularannya, seperti di instansi yang melayani masyarakat secara langsung. Sehingga diharapkan dengan lamgkah ini dapat memutus rantai penularan COVID-19, khususya di lingkup keluarga
Kasus COVID-19 di Sleman hingga Kamis (22/10/2020) pukul 14.30 WIB, konfirmasi COVID-19, sebanyak 1.598 orang. Dirawat 299 orang, sembuh 1.271, dan meninggal 28.
Dari jumlah itu, bergejala 407 orang dan tanpa gejala 1191 orang. Suspect 3.913 orang, terdiri atas isolasi 3.768 orang, selesai isolasi 109 orang, dan meninggal 36 orang.
(awd)
Lihat Juga :