Tambah Penghasilan saat Pendemi, Kaum Ibu di Pemalang Jadi Buruh Sortir Ikan dan Sayuran
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:59 WIB
"Alhamdulillah sangat beruntung bisa mendapat tambahan penghasilan dari bekerja menjadi penyortir dan membungkus paket sembako bantuan nontunai dari pemerintah ini. Kami juga mengerjakan berbagai pekerjaan dari Bumdesma, seperti menejmur ikan, membersihkan juga menyiapkan untuk dijual ke pembeli sekitar Pemalang maupun luar kota, " Lastri warga Blendung Ulujami, Kamis (22/10/2020)
Mereka menegaku mendapat penghasilan antara Rp75 ribu-Rp 100 ribu perhari. "Uang tambahan ini sangat membantu untuk menambah penghasilan keluarga saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini," jelasnya. (Baca juga: Warga Korban Semburan Oro-Oro Kesongo Terima Bantuan Kerbau)
Sardiyan, Direktur Badan Usaha Desa Bersama (Bumdesma) Ulujami Pemalang, menyebutkan pihaknya melibatkan kaum ibu dari daerah sekitar untuk mengerjakan apa saja. (Baca juga: Pandemi COVID-19, Keberadaan Santri Harus Mampu Menjadi Perekat Umat)
"Kami mengajak ibu-ibu di sekitar sini untuk bekerja apa saja, agar ada tambahan penghasilan. Saat ada pesanan atau permintaan kiriman, maka para ibu ini kerahkan untuk mengerjakan, mulai dari menyortir, memilah, mengemas hingga menyiapkan pengiriman," jelas Sardiyan.
Mereka menegaku mendapat penghasilan antara Rp75 ribu-Rp 100 ribu perhari. "Uang tambahan ini sangat membantu untuk menambah penghasilan keluarga saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini," jelasnya. (Baca juga: Warga Korban Semburan Oro-Oro Kesongo Terima Bantuan Kerbau)
Sardiyan, Direktur Badan Usaha Desa Bersama (Bumdesma) Ulujami Pemalang, menyebutkan pihaknya melibatkan kaum ibu dari daerah sekitar untuk mengerjakan apa saja. (Baca juga: Pandemi COVID-19, Keberadaan Santri Harus Mampu Menjadi Perekat Umat)
"Kami mengajak ibu-ibu di sekitar sini untuk bekerja apa saja, agar ada tambahan penghasilan. Saat ada pesanan atau permintaan kiriman, maka para ibu ini kerahkan untuk mengerjakan, mulai dari menyortir, memilah, mengemas hingga menyiapkan pengiriman," jelas Sardiyan.
(boy)
Lihat Juga :