Identitas Mayat Pria Telanjang di Hutan Kemlagi Terkuak
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:29 WIB
"Kemarin, ada keluarga yang mengakui jika korban merupakan anggota keluarganya. Posisi mayat masih di RSUD RA Basoeni. Namun untuk mastikan, kemarin petugas membawa jasad ke ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk dilakukan autopsi," kata Kapolsek Kemlagi AKP Supriadi, Selasa (20/10/2020).
(Baca juga: Terima Gelandangan Positif COVID-19, Dinsos Blitar Diswab Massal )
Disampaikan Kapolsek, berdasarkan penuturan pihak keluarga, mayat tersebut diyakini merupakan Sariyono. Hal tersebut berdasarkan beberapa ciri mayat, seperti gigi tengah patah, cincin yang digunakan serta barang bukti lain yakni, baju yang ditemukan di sekitar lokasi mayat .
"Keterangan dari pihak keluarga korban ini hilang 4 - 5 hari yang lalu. Kemudian korban ini tinggal sendirian dan sering keluyuran keluar rumah dan bisa mengarah ke pikun," imbuh Kapolsek.
Supriyadi menyebut, berdasarkan hasil otopsi dan keterangan pihak dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad Sariyono. Sementara untuk penyebab kematian korban, diduga Sariyono meninggal akibat kelelahan usai berjalan begitu jauh.
(Baca juga: Terima Gelandangan Positif COVID-19, Dinsos Blitar Diswab Massal )
Disampaikan Kapolsek, berdasarkan penuturan pihak keluarga, mayat tersebut diyakini merupakan Sariyono. Hal tersebut berdasarkan beberapa ciri mayat, seperti gigi tengah patah, cincin yang digunakan serta barang bukti lain yakni, baju yang ditemukan di sekitar lokasi mayat .
"Keterangan dari pihak keluarga korban ini hilang 4 - 5 hari yang lalu. Kemudian korban ini tinggal sendirian dan sering keluyuran keluar rumah dan bisa mengarah ke pikun," imbuh Kapolsek.
Supriyadi menyebut, berdasarkan hasil otopsi dan keterangan pihak dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad Sariyono. Sementara untuk penyebab kematian korban, diduga Sariyono meninggal akibat kelelahan usai berjalan begitu jauh.
Lihat Juga :