Novita Hardini Mochamad Serahkan Bantuan untuk Pejuang PAUD

Kamis, 07 Mei 2020 - 11:51 WIB
Di sisi lain kondisi ekonomi disetiap daerah selama pandemi ini cukup sulit karena tidak semua orang bisa bekerja seperti sediakala. Sehingga tidak semua wali murid punya kemampuan untuk membayar SPP.

Ada beberapa langkah yang saya lakukan, baik berdiskusi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan, guna mencari solusi yang paling mudah untuk bisa melindungi hak-hak para guru PAUD ini.

"Pertama yang kami bahas bagaimana mengedukasi para wali murid yang masih bisa membayar SPP untuk bisa membayar SPP. Kemudian yang kedua saya mengedukasi Ketua PKK desa untuk menggerakkan dana desa untuk bisa memenuhi hak hak yang dimiliki Guru PAUD selama masa pandemi Corona ini," kata dia.

Kalau membahas Guru PAUD, kata dia, meskipun suasana belajar dirumah bukan berarti mereka tidak bekerja sama sekali. Mereka tetap harus memikirkan tema selama belajar di rumah, kemudian memikirkan tugas-tugas selama dirumah, lalu daring dengan para orang tua dan juga memantau anak didik selama dirumah.

Kemudian saya juga menugaskan kepada guru-guru PAUD ini untuk bisa memperhatikan sekolah masing-masing mulai kebersihannya ataupun melakukan disinfeksi dan lain sebagainya.

Kemudian melihat tugas-tugas yang dibebankan kepada guru-guru ini menurut saya memang sudah sepatutnya mereka diberikan hak-haknya. Bagaimana tidak menangis sebelum COVID-19 ini datang, mereka satu bulan ada yang menerima gaji Rp35.000.

"Kenapa saya bilang Rp35.000, karena saya sudah menerima datanya," ujar Novita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!