Pesantren Metal Pasuruan Terima Pasien Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2020 - 11:00 WIB
"Bila ditotal maka santri anak-anak hamil di luar nikah jumlahnya mencapai 140 anak. Mereka sekolah dasar di luar pondok," kata Pengasuh Ponpes Metal KH Nurkholis.

Menurut dia, aantri yang menimba ilmu Islam merasa kerasan di pesantren. Hal ini lantaran sudah mendapat ilmu dan bisa mengaji.

Salah satu contohnya yaitu pasien orang gila yang kondisinya sudah mulai sembuah bernama Hadi. Dia sudah bisa diajak ngomong sudah teringat asal tempat tinggalnya.

"Selain membimbing santri bermasalah, pesantren metal juga menggelar pengajian rutian di sebuah masjid lokasinya di tengah pondok dihadiri banyak jamaah setiap hari minggu pagi," kata seorang santri umum bernama M Bagus.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!