Antisipasi Covid-19, Tiga Pilar Cempaka Putih Lakukan Gebrak Masker
Minggu, 18 Oktober 2020 - 07:28 WIB
Senada dengan Kapolsek, Camat Cempaka Putih Andre juga mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan. "Kita ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah menjaga protokol kesehatan, dimana kesadaran masyarakat tentang 3 M," kata Andre.
Andre menjelaskan, status Cempaka Putih masuk dalam zona merah, lantaran sampai tanggal 14 oktober 2020, kasus covid-19 diwilayah Cempaka Putih mencapai 1.200 pasien, dan 32 orang telah meninggal dunia. (Baca: Epidemiolog Duga Banyak Kasus Corona di Jakarta Belum Terdeteksi)
Dia memaparkan, sampai saat ini pun masih ada warga masyarakat yang tak patuh terhadap protokol kesehatan, salah satunya dengan tidak memakai masker. "Kita kedepannya terus menghimbau dengan 'Gebrak Masker' di kampung-kampung di wilayah Cempaka putih. Mengingatkan Kewaspadaan dalam kehidupan sehari-hari dan terus menjalani 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan), dengan berharap agar mereka bukan karena takut aturan akan tetapi karena kesadaran pola hidup sehat dilingkungan," ucap Andre. Saat patroli, petugas gabungan turut menyosialisasikan bahaya Covid-19 dan membubarkan kerumunan.
Andre menjelaskan, status Cempaka Putih masuk dalam zona merah, lantaran sampai tanggal 14 oktober 2020, kasus covid-19 diwilayah Cempaka Putih mencapai 1.200 pasien, dan 32 orang telah meninggal dunia. (Baca: Epidemiolog Duga Banyak Kasus Corona di Jakarta Belum Terdeteksi)
Dia memaparkan, sampai saat ini pun masih ada warga masyarakat yang tak patuh terhadap protokol kesehatan, salah satunya dengan tidak memakai masker. "Kita kedepannya terus menghimbau dengan 'Gebrak Masker' di kampung-kampung di wilayah Cempaka putih. Mengingatkan Kewaspadaan dalam kehidupan sehari-hari dan terus menjalani 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan), dengan berharap agar mereka bukan karena takut aturan akan tetapi karena kesadaran pola hidup sehat dilingkungan," ucap Andre. Saat patroli, petugas gabungan turut menyosialisasikan bahaya Covid-19 dan membubarkan kerumunan.
(hab)
Lihat Juga :