COVID-19 di Solo Tambah 32 Kasus, 3 Klaster Ditemukan
Kamis, 15 Oktober 2020 - 19:05 WIB
Sementara yang negatif tetap dikarantina di gedung sekolah tersebut guna mengantisipasi jika terpapar. Sedangkan untuk kasus COVID-19 di Kelurahan Jagalan, awalnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). (Baca juga: Razia Prokes, Satlantas Polres Probolinggo Sita Ribuan Pil Koplo )
Setelah empat orang positif COVID-19 , tracking dilakukan dan ditemukan empat orang yang positif. Meski positif, empat orang ini tidak menunjukkan gejala COVID-19 . Empat orang yang positif semula merupakan satu rumah.
Kemudian empat orang lainnya tinggal di satu lingkungan. Mereka merupakan keponakan, cucu, dan saudara. Selain di Kelurahan Jagalan, dan Kelurahan Gandekan, kasus lainnya adalah di Kentingan, Jebres.
(Baca juga: Organda Minta Polisi dan Dishub Evaluasi Mobil Ontang-Anting )
Semula satu terdapat satu kasus, kemudian bertambah empat orang. "Tiga itu yang menonjol, berawal dari PDP semua. Kalau kasus lainnya hanya sekitar 1-2 orang," paparnya.
Setelah empat orang positif COVID-19 , tracking dilakukan dan ditemukan empat orang yang positif. Meski positif, empat orang ini tidak menunjukkan gejala COVID-19 . Empat orang yang positif semula merupakan satu rumah.
Kemudian empat orang lainnya tinggal di satu lingkungan. Mereka merupakan keponakan, cucu, dan saudara. Selain di Kelurahan Jagalan, dan Kelurahan Gandekan, kasus lainnya adalah di Kentingan, Jebres.
(Baca juga: Organda Minta Polisi dan Dishub Evaluasi Mobil Ontang-Anting )
Semula satu terdapat satu kasus, kemudian bertambah empat orang. "Tiga itu yang menonjol, berawal dari PDP semua. Kalau kasus lainnya hanya sekitar 1-2 orang," paparnya.
(eyt)
Lihat Juga :