Pemukiman Padat, 19 Warga Gandekan Solo Terpaksa Dikarantina di Gedung SD

Rabu, 14 Oktober 2020 - 20:00 WIB
Setelah ditracing, diketahui bahwa anak, cucu, serta pembantu rumah tangganya juga positif COVID-19. Setelah ditracing lanjutan, kemudian ditemukan 19 warga yang memiliki kontak langsung.

Banyaknya jumlah warga yang masuk tracing karena di lingkungan itu menggunakan kamar mandi umum yang menjadi tempat interaksi warga. Warga yang kini menjalani karantina di gedung sekolah, tetap mendapatkan tempat yang layak.

Selain itu, kebutuhan makan 3 kali sehari juga dipenuhi Jogo Tonggo kelurahan Gandekan. Ditambahkannya, hasil swab test 19 warga secara bertahap mulai keluar. Tercatat 2 orang sudah dinyatakan negatif, sehingga diperkenankan pulang ke rumahnya. Pihaknya berharap hasil swab test segera keluar semuanya dan hasilnya negatif.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo Siti Wahyuningsih mengapresiasi inisiatif warga yang membuka tempat karantina sembari menunggu hasil swab test keluar. Langkah itu dapat meminimalisir penyebaran dan mempermudah pemantauan. “Awalnya klaster keluarga totalnya enam orang. Kemudian kami tracing muncul dua puluh satu orang dan semuanya sudah di-swab test, tinggal tunggu hasil,” ungkapnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!