TV Bandung132 Mulai Mengudara, Tayang Perdana Program Padaringan
Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:40 WIB
Dalam uji coba penayangan TV Bandung 32 menghadirkan materi pembelajaran Padaringan mulai pukul 07.30–09.30 WIB untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Kemudian disambung materi bagi Sekolah Menengah Pertama pada pukul 09.30–11.30 WIB.
Ketua BEEC Ujang Koswara mengemukakan, saat ini TV Bandung132 sudah bisa dinikmati di dua kecamatan, Batununggal dan Arcamanik. Pihaknya bersama PT DGD telah memasang perangkat set top box atau dekoder serta antena mini parabola sebagai peiranti penerima siaran di 815 lokasi.
“Kecamatan Batununggal dan Kecamatan Arcamanik itu sudah bisa menerima. Di Batununggal kami sudah pasang 547 dan di Arcamanik 268 dan sudah beredar di RT,” ujar pria yang akrab disapa Uko ini.
Uko mengaku akan terus melanjutkan pemasangan perangkat hingga menjangkau 9.900 lokasi guna mencakup tiap RT di seluruh Kota Bandung. Sehingga, TV Bandung132 mampu menjangkau 65.000 siswa RMP di level SD dan SMP di Kota Bandung.
“Dari dua kecamatan itu responnya sudah bagus, anak-anak tetap mandi dan memakai seragam namun perginya ke lokasi yang sudah dipasang perangkat. Jadi satu RT itu paling diikuti sekitar dua orang karena kan berjenjang dari kelas 1-6 dan 7-9 SMP,” tutur Uko.
Wali Kota Bandung Oded M Danial mendorong semangat belajar anak-anak. Foto/Humas Pemkot Bandung
Ketua BEEC Ujang Koswara mengemukakan, saat ini TV Bandung132 sudah bisa dinikmati di dua kecamatan, Batununggal dan Arcamanik. Pihaknya bersama PT DGD telah memasang perangkat set top box atau dekoder serta antena mini parabola sebagai peiranti penerima siaran di 815 lokasi.
“Kecamatan Batununggal dan Kecamatan Arcamanik itu sudah bisa menerima. Di Batununggal kami sudah pasang 547 dan di Arcamanik 268 dan sudah beredar di RT,” ujar pria yang akrab disapa Uko ini.
Uko mengaku akan terus melanjutkan pemasangan perangkat hingga menjangkau 9.900 lokasi guna mencakup tiap RT di seluruh Kota Bandung. Sehingga, TV Bandung132 mampu menjangkau 65.000 siswa RMP di level SD dan SMP di Kota Bandung.
“Dari dua kecamatan itu responnya sudah bagus, anak-anak tetap mandi dan memakai seragam namun perginya ke lokasi yang sudah dipasang perangkat. Jadi satu RT itu paling diikuti sekitar dua orang karena kan berjenjang dari kelas 1-6 dan 7-9 SMP,” tutur Uko.
Wali Kota Bandung Oded M Danial mendorong semangat belajar anak-anak. Foto/Humas Pemkot Bandung
Lihat Juga :