Hore, Ketua DPRD Lampung Utara Tolak UU Cipta Kerja
Selasa, 13 Oktober 2020 - 07:03 WIB
Ketua DPRD Lampung Utara menyatakan menolak UU Cipta Kerja saat menerima ribuan mahasiswa yang berunjuk rasa di kantor DPRD. FOTO : iNews.tv/Jimi Irawan
LAMPUNG UTARA - Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu, menuai protes sejumlah pihak. Tanpa terkecuali di Lampung Utara (Lampura) .
Senin (12/10/2020), ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Utara Bergerak, yang menggelar unjuk rasa di gedung DPRD setempat. Mereka menolak disahkanya UU Cipta Kerja .
Penolakan ini ternyata tak hanya dilakukan oleh para mahasiswa. Ketua DPRD Lampura, Romli juga sepakat dengan para mahasiswa. Dia menyatakan menolak UU Cipta Kerja. Hal itu disampaikan saat menerima kedatangan ribuan mahasiswa yang berunjuk rasa di kantor DPRD. (Baca juga : Inspektorat Lampura Temukan Kejanggalan Pembelian Rapid Tes Rp1,4 Miliar )
Romli menjelaskan, jika pihaknya sepakat menolak secara tegas UU Cipta Kerja. Dirinya meminta Presiden untuk mencabut atau membuat Peraturan Presiden Pengganti Undang-Undang (Perppu)
Senin (12/10/2020), ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Utara Bergerak, yang menggelar unjuk rasa di gedung DPRD setempat. Mereka menolak disahkanya UU Cipta Kerja .
Penolakan ini ternyata tak hanya dilakukan oleh para mahasiswa. Ketua DPRD Lampura, Romli juga sepakat dengan para mahasiswa. Dia menyatakan menolak UU Cipta Kerja. Hal itu disampaikan saat menerima kedatangan ribuan mahasiswa yang berunjuk rasa di kantor DPRD. (Baca juga : Inspektorat Lampura Temukan Kejanggalan Pembelian Rapid Tes Rp1,4 Miliar )
Romli menjelaskan, jika pihaknya sepakat menolak secara tegas UU Cipta Kerja. Dirinya meminta Presiden untuk mencabut atau membuat Peraturan Presiden Pengganti Undang-Undang (Perppu)
Lihat Juga :