Sindikat Upal di Jawa Barat Cetak Rp24 Miliar Selama Dua Tahun

Senin, 12 Oktober 2020 - 14:40 WIB
Yoris menjelaskan, terbongkarnya kasus ini bermula saat anggotanya mendengar ada pelaku yang menjual uang palsu di perumahan elit, kompleks Kota Baru Parahyangan, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (28/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Modusnya, pelaku menjual uang palsu Rp100.000 sebanyak enam lembar ditukar dengan uang asli Rp200.000 (1:3). Kemudian petugas membuntuti pelaku yang masuk ke sebuah hotel di wilayah Antapani. Saat itulah dilakukan penggerebegan dan berhasil menangkap dua tersangka dengan uang tunai Rp60 juta.

Petugas kembali melakukan pengembangan dengan memancing pelaku dan bertemu di Tol Cipularang KM 57 arah Jakarta. Saat itu dua orang kembali ditangkap dengan barang bukti uang Rp18 juta. Akhirnya didapat informasi jika uang palsu itu dibuat di Kuningan dan akhirnya kembali diamankan dua orang yakni tersangka Nursapto dan Diman.

"Di Kuningan itu ada dua gudang, satu gudang untuk penyimpanan dan satu gudang lagi untuk produksi yang disamarkan sebagai tempat sablon," terang Yoris.

(Baca juga: Kabupaten Kuningan-Karawang-Bekasi Zona Merah COVID-19 di Jabar )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!