Ini Penuturan Satpam Unisba saat Polisi Menyerbu Kampus

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 14:56 WIB
"Tiba-tiba polisi datang dan sempat terlibat adu mulut dengan petugas keamanan. Ketika itu, petugas keamanan memberi peringatan bahwa polisi tak dapat mengambil tindakan di area kampus. Peringatan itu tak digubris hingga terjadi dugaan pemukulan kepada anggota (satpam). Ini divisum," kata Asep kepada wartawan, Jumat (9/10).

Asep mengemukakan, total ada lima satpam Kampus Unisba yang diduga menjadi korban pemukulan.Ppihak kampus telah merespons dengan melakukan visum terhadap para satpam yang menjadi korban.

Dia sangat menyayangkan aksi kekerasan terjadi di dalam kampus dan satpam menjadi korban. Atas kejadian itu, pihak kampus Unisba diharapkan segera melapor.

Mestinya, tutur Asep, anggota kepolisian tidak bertindak dengan menggunakan kekerasan sebab bagaimanapun petugas keamanan adalah tangan kanan kepolisian dalam menjaga keamanan.

Jikapun ada ucapan atau tindakan yang dirasa kurang berkenan, sebaiknya diingatkan terlebih dahulu. "Tidak seharusnya lah anggota polisi main tangan. Kita sama-sama pengaman kok. Bahkan kita kan adiknya mereka (kepolisian), tapi kenapa bisa terjadi. Kalaupun ada hal yang kurang berkenan, maka seyogianya diingatkan dulu gak usah langsung main fisik. Harusnya diingatkan lah," tutur dia.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!