Bus TNI Antar Mahasiswa yang Pulang Demo, Pangdam Jaya: Bukan Cari Popularitas
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 14:04 WIB
"Kebetukan di dalam truk itu ada tameng-tameng sebagai peralatan huru-hara. Sehingga tameng itu diturunkan oleh anggota dan mahasiswa itu membantu menurunkan untuk dipindahkan ke kendaraan lain. Bukan berarti kemudian memberikan tameng kepada mahasiswa, tameng itu dipindahkan secara sama-sama," tuturnya.
Dia memastikan TNI mendukung penuh tugas-tugas kepolisian dalam mengamankan aksi unjuk rasa kemarin. TNI sama sekali tidak memanfaatkan situasi ini untuk mencari popularitas. "Saya sampaikan bahwa kami dari TNI mendukung penuh tugas-tugas kepolisian. Tidak ada mencari popularitas dan sebagainya," tandasnya. . (Baca: Polda Metro Sebut 23 Polisi Terluka Akibat Bentrok 8 Oktober 2020)
Selain itu, kata Pangdam, anggota Kodam Jaya turut membantu mahasiswa yang hendak kembali ke titik kumpulnya. Ketika itu ada mahasiswa yang meminta bantuan kepada anggota TNI agar mengantarkan mereka, karena hari sudah gelap.
"Dari mahasiswa mengatakan, pak saya kesulitan kembali. Karena di sana ada pasukan, khawatir dan sudah gelap, jangan sampai ada persepsi berbeda, akhirnya kita antarkan, kanan kiri 15 orang, kita sampai ke titik kumpul mereka," bebernya.
Dia memastikan TNI mendukung penuh tugas-tugas kepolisian dalam mengamankan aksi unjuk rasa kemarin. TNI sama sekali tidak memanfaatkan situasi ini untuk mencari popularitas. "Saya sampaikan bahwa kami dari TNI mendukung penuh tugas-tugas kepolisian. Tidak ada mencari popularitas dan sebagainya," tandasnya. . (Baca: Polda Metro Sebut 23 Polisi Terluka Akibat Bentrok 8 Oktober 2020)
Selain itu, kata Pangdam, anggota Kodam Jaya turut membantu mahasiswa yang hendak kembali ke titik kumpulnya. Ketika itu ada mahasiswa yang meminta bantuan kepada anggota TNI agar mengantarkan mereka, karena hari sudah gelap.
"Dari mahasiswa mengatakan, pak saya kesulitan kembali. Karena di sana ada pasukan, khawatir dan sudah gelap, jangan sampai ada persepsi berbeda, akhirnya kita antarkan, kanan kiri 15 orang, kita sampai ke titik kumpul mereka," bebernya.
(thm)
Lihat Juga :