Guru Mengaji Sebut Program Umrah Gratis Anir-Lutfi sebagai Penghargaan

Selasa, 06 Oktober 2020 - 17:08 WIB
Begitu juga Amhar, warga Kampung Kacengpureng, Kecamatan Bontomatene, yang setuju dengan adanya program prioritas Anir-Lutfi ini ketika menjabat nanti.

"Karena di sini guru mengaji tiap tiga bulan baru dapat gaji. Itu dari dana desa dapat Rp600 ribu per tiga bulan. Saya pikir dengan adanya program ibu ini akan lebih bagus lagi. Jadi mereka lebih semangat. Orang kalau dikasih hadiah kan semangat, apalagi sudah belasan tahun mengajar," kata Amhar kepada Anir.

Guru mengaji di Kampung Kekeang, Desa Tamarupa, Aminah juga berharap mendapat perhatian dari pemerintah daerah . "Saya sudah mengajar kurang lebih 15 tahun. Sudah banyak mi saya kasi tamat. Saya doakan semoga terpilih nantinya, supaya saya juga bisa naik umrah sama kita," ujar ibu paruh baya ini.

Sementara itu Anir menjelaskan, program bidang sosial keagamaan dan kemasyarakatan yang dibuatnya, merupakan bentuk perhatiannya kepada para guru mengaji.

Dengan tagline Anir Sejahtera, pihaknya telah merumuskan beberapa hal seperti peningkatan insentif bagi guru mengaji, imam masjid dan pemandi jenazah antara Rp1 hingga Rp2 juta; pemberian beasiswa bagi hafiz Quran, baik tingkat pelajar maupun mahasiswa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!