Baku Tembak Dengan Polisi, Satu Begal di Pasuruan Tewas
Selasa, 06 Oktober 2020 - 15:23 WIB
Anggota Polda Jatim, tembak mati pelaku begal sadis di Pasuruan. Foto/Ilustrasi
SURABAYA - Polda Jatim bersama Tim Resmob Polres Pasuruan Kota, pada Senin (6/10/3020) sekitar pukul 23.20 WIB, terpaksa menembak Sues, warga Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, tersangka yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini, melawan saat hendak ditangkap.
(Baca juga: Ada Isu Pasien Dicovidkan, Ini Penjelasan IDI Jatim )
Peristiwa ini berawal saat polisi mendapatkan informasi, bahwa buronan sedang berada di rumah warga menghadiri hajatan. Polisi yang sudah standby di Markas Polsek Grati, lantas bergerak cepat memburu pelaku. Saat di Jalan Desa Jeladri, Kecamatan Lumbang, polisi berpapasan dengan Sues, yang mengendarai motor bersama seseorang yang tidak dikenal.
"Petugas tak mau kehilangan jejak tersangka dan langsung memutar arah dan mengejar tersangka," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Kades Nita Hamili Stafnya Sendiri, Warga Desa Marah )
Namun, lanjut dia, saat dilakukan pengejaran, tersangka mengetahui jika dirinya diburu oleh polisi . Saat akan masuk ke gang kecil, Bripda Moch Benny menarik sarung tersangka hingga terjatuh. Saat terjatuh, tiba tiba tersangka mengeluarkan senjata jenis revolver rakitan dengan amunisi 5.56 mm dan menembakkan ke arah perut Bripda Benny dan Bripka Sutiyono. "Hingga akhirnya terjadi baku tembak antara petugas dengan tersangka. Dan tersangka sendiri tewas di lokasi kejadian," imbuh Truno.
Menurutnya, tersangka ini sudah kerap kali melakukan tindak kejahatan. Dari catatan kepolisian , tersangka seorang residivis curas sapi di Polres Lumajang, residivis Polres Pasuruan dengan kasus membacok warga, dan menjadi DPO. (Baca juga: Buruh Geruduk Wakil Rakyat, Gedung DPRD Purwakarta Dijaga Ketat )
(Baca juga: Ada Isu Pasien Dicovidkan, Ini Penjelasan IDI Jatim )
Peristiwa ini berawal saat polisi mendapatkan informasi, bahwa buronan sedang berada di rumah warga menghadiri hajatan. Polisi yang sudah standby di Markas Polsek Grati, lantas bergerak cepat memburu pelaku. Saat di Jalan Desa Jeladri, Kecamatan Lumbang, polisi berpapasan dengan Sues, yang mengendarai motor bersama seseorang yang tidak dikenal.
"Petugas tak mau kehilangan jejak tersangka dan langsung memutar arah dan mengejar tersangka," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Kades Nita Hamili Stafnya Sendiri, Warga Desa Marah )
Namun, lanjut dia, saat dilakukan pengejaran, tersangka mengetahui jika dirinya diburu oleh polisi . Saat akan masuk ke gang kecil, Bripda Moch Benny menarik sarung tersangka hingga terjatuh. Saat terjatuh, tiba tiba tersangka mengeluarkan senjata jenis revolver rakitan dengan amunisi 5.56 mm dan menembakkan ke arah perut Bripda Benny dan Bripka Sutiyono. "Hingga akhirnya terjadi baku tembak antara petugas dengan tersangka. Dan tersangka sendiri tewas di lokasi kejadian," imbuh Truno.
Menurutnya, tersangka ini sudah kerap kali melakukan tindak kejahatan. Dari catatan kepolisian , tersangka seorang residivis curas sapi di Polres Lumajang, residivis Polres Pasuruan dengan kasus membacok warga, dan menjadi DPO. (Baca juga: Buruh Geruduk Wakil Rakyat, Gedung DPRD Purwakarta Dijaga Ketat )
Lihat Juga :