Mahasiswa Anggap Omnibus Law lebih Kejam dari Aturan Zaman Belanda

Selasa, 06 Oktober 2020 - 15:21 WIB
Baca Juga: Menaker Ida: Pro-Kontra Omnibus Law Hal yang Wajar

"Hal krusial sebenarnya dari Omnibus Law , karena pengesahan UU Cipta Kerja ini saat pembahasan tidak melibatkan beberapa pihak. Pembahasannya tidak fundamental dan terburu-buru," jelasnya.

FPR Sulsel kata Ikhsan, berencana akan melakukan aksi sampai tiga hari ke depan di kantor para wakil rakyat itu kembali.

"Kita mau konsolidasi ulang, sekaligus evaluasi. Rencana dua sampai tiga hari ke depan, gerakan lanjutan," paparnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!