Sanitasi dan Ketersediaan Rumah Masih Jadi Masalah Global
Senin, 05 Oktober 2020 - 15:03 WIB
Wali kota Surabaya , Tri Rismaharini menuturkan, hampir di tiap kota di dunia problem permukiman selalu saja muncul. Bahkan, di Surabaya saja yang memiliki penduduk 3,3 juta jiwa kalau malam hari, sementara di siang hari penduduknya bisa sampai 6 juta jiwa juga harus dikelola dengan baik.
"Kami masih mempertahankan kampung sebagai identitas budaya. Kawasan kumuh saja di berbagai wilayah dibongkar dan diganti yang tak mungkin sesuai karakter," kata Risma. (Baca juga: Tamu World Habitat Day Bisa Swab Gratis di Bandara Juanda )
Ia menambahkan, tujuanya tentu saja meningkatkan ekonomi mereka tanpa harus berpindah. Sehingga budaya mereka tidak hilang, keuangan terbatas dan masih bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini. "Semua ada perhitungannya sendiri. Meskipun kampung kumuh kami masih sediakan taman bermain," jelasnya.
"Kami masih mempertahankan kampung sebagai identitas budaya. Kawasan kumuh saja di berbagai wilayah dibongkar dan diganti yang tak mungkin sesuai karakter," kata Risma. (Baca juga: Tamu World Habitat Day Bisa Swab Gratis di Bandara Juanda )
Ia menambahkan, tujuanya tentu saja meningkatkan ekonomi mereka tanpa harus berpindah. Sehingga budaya mereka tidak hilang, keuangan terbatas dan masih bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini. "Semua ada perhitungannya sendiri. Meskipun kampung kumuh kami masih sediakan taman bermain," jelasnya.
(eyt)
Lihat Juga :