Masih Pandemi Covid-19, KSBSI Tolak Aksi Mogok Nasional
Senin, 05 Oktober 2020 - 02:20 WIB
Masih kata Elly, alasan mengapa pihaknya tak ikut aksi besar-besaran itu lantaran situasi saat ini yang masih berstatus pandemi Covid-19. Sehingga sangat dikhawatirkan akan menjadi klaster penyebaran baru. Kerumunan massa saat pandemi Covid-19 bahayakan kesehatan masyarakat. Selain Elly, pakar kesehatan masyarakat Prof dr Hasbullah Thabrany juga berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Apalagi saat ini kasus Covid-19 masih terus melonjak hingga masuk ke klaster keluarga. "Jadi kesadaran masyarakat itu bagian dari kunci," kata Prof Hasbullah, Rabu 1 Oktober 2020.
Prof Hasbullah mengatakan, bahwa upaya pembatasan sosial dari pemerintah tidak akan ada gunanya ketika tidak diimplementasikan dengan baik di lapangan hingga kemudian masyarakat juga tidak patuh pada protokol kesehatan. Polisi tak akan izinkan kerumunan massa saat PSBB. Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan memberikan izin demo selama pandemi korona. (Baca juga: Pekan Depan Buruh di Jabar Ancam Mogok, Ternyata Ini Penyebabnya )
"Kemarin sudah saya sampaikan, Polri tidak akan pernah mengeluarkan izin untuk melaksanakan kegiatan demo," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 3 Oktober 2020.
Yusri mengatakan, aksi demo dikhawatirkan menyebabkan munculnya klaster baru penyebaran korona. Pertimbangan lainnya lantaran angka kasus positif korona di Jakarta juga masih tinggi. (Baca juga: Aksi Mogok Nasional Pekan Depan, Pengusaha Minta Buruh Tetap Fokus Bekerja )
Prof Hasbullah mengatakan, bahwa upaya pembatasan sosial dari pemerintah tidak akan ada gunanya ketika tidak diimplementasikan dengan baik di lapangan hingga kemudian masyarakat juga tidak patuh pada protokol kesehatan. Polisi tak akan izinkan kerumunan massa saat PSBB. Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan memberikan izin demo selama pandemi korona. (Baca juga: Pekan Depan Buruh di Jabar Ancam Mogok, Ternyata Ini Penyebabnya )
"Kemarin sudah saya sampaikan, Polri tidak akan pernah mengeluarkan izin untuk melaksanakan kegiatan demo," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 3 Oktober 2020.
Yusri mengatakan, aksi demo dikhawatirkan menyebabkan munculnya klaster baru penyebaran korona. Pertimbangan lainnya lantaran angka kasus positif korona di Jakarta juga masih tinggi. (Baca juga: Aksi Mogok Nasional Pekan Depan, Pengusaha Minta Buruh Tetap Fokus Bekerja )
(mhd)
Lihat Juga :