Pabrik Tahu di Semarang Ini Terus Berinovasi demi Karyawan

Minggu, 04 Oktober 2020 - 11:50 WIB
Sutono kemudian menjawab satu demi satu pertanyaan Ganjar tentang proses pembuatan Gembus. Begitu terperangahnya Ganjar saat mendengar, Sutono telah membikin gembus lebih dari 3 dekade.

Pada Ganjar, Sutono mengaku tak menjual secara langsung gembus bikinannya. Melainkan disetor ke beberapa penjual di Pasar Johar dan beberapa pasar di Semarang. Namun, saat pandemi ini Sutono mengaku omzetnya turun 20 persen. “Pandemi ini turun 20 persen pak, tapi tetep bikin dan kirim ke pedagang di pasar,” kata Sutono.

Cukup lama Ganjar bercengkrama dengan keluarga Sutono. Sembari berpamitan, Ganjar tak lupa mengingatkan agar Sutono tetap mengenakan masker meski sedang membuat gembus.

Dari rumah Sutono, Ganjar kembali mengayuh sepedanya ke sebuah pabrik tahu. Di situ, Ganjar terperanjat saat tahu pabrik tersebut berinovasi dengan membuat jus kedondong, jus kacang hijau hingga susu kedelai.

“Karena omzet tahunya menurun sampai 50 persen, kami bikin ini supaya bisa tetap produksi dan tidak mem-PHK karyawan,” kata Sari, admin dari pabrik tersebut. (Baca: Potensi Daerah Bisa Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!