Pantau Belajar Daring di Magetan, Ibas Minta Pemerintah Lebih Peduli ke Siswa
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 21:00 WIB
Siswa SMKN 1 Poncol, Magetan, Jatim mendapat tamu istimewa dalam diskusi daring yang digelar Sabtu (3/10/2020). Tamu tersebut Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Foto/Ist
MAGETAN - Siswa SMKN 1 Poncol, Magetan, Jawa Timur mendapat tamu istimewa dalam diskusi daring yang digelar Sabtu (3/10/2020). Tamu pertemuan virtual tersebut Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Dalam kesempatan itu Ibas berharap bisa terus membantu para siswa yang kini tengah terhambat kegiatan dalam belajar daring di sekolah.
"Karena sekarang belajar harus daring, virtual dan menggunakan paket kuota internet serta tersediannya signal. Banyak contoh upaya siswa-siswi yang tidak patah semangat untuk terus belajar, walaupun harus mendaki gunung, berjalan jauh bahkan sampai naik pohon untuk belajar secara online," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut. (Baca juga: Polda Bali Berang, Bongkar Penyegelan Rumah Oleh Oknum Anggota TNI)
Oleh karena itu, Ibas mengajak pemerintah pusat dan daerah agar peduli dalam mensukseskan kegiatan belajar jarak jauh. "Saya ingin mengajak semua pihak, pemerintah, baik di pusat dan daerah serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli dalam mensukseskan kegiatan pelajaran jarak jauh yang tak mudah ini," tuturnya. (Baca juga: Ondo Herman Yoku: Pelaku Pembakaran Warga Saya, Penanganan Jangan Berlebihan)
Ibas berjanji akan terus memperjuangkan dunia pendidikan agar lebih maju, bermutu, berkualitas dan lebih sejahtera, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) SD untuk 6.543 siswa, PIP SMP untuk 2.075 siswa, PIP SMA untuk 874 siswa, dan PIP SMK untuk 1.313 siswa.
"Karena sekarang belajar harus daring, virtual dan menggunakan paket kuota internet serta tersediannya signal. Banyak contoh upaya siswa-siswi yang tidak patah semangat untuk terus belajar, walaupun harus mendaki gunung, berjalan jauh bahkan sampai naik pohon untuk belajar secara online," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut. (Baca juga: Polda Bali Berang, Bongkar Penyegelan Rumah Oleh Oknum Anggota TNI)
Oleh karena itu, Ibas mengajak pemerintah pusat dan daerah agar peduli dalam mensukseskan kegiatan belajar jarak jauh. "Saya ingin mengajak semua pihak, pemerintah, baik di pusat dan daerah serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli dalam mensukseskan kegiatan pelajaran jarak jauh yang tak mudah ini," tuturnya. (Baca juga: Ondo Herman Yoku: Pelaku Pembakaran Warga Saya, Penanganan Jangan Berlebihan)
Ibas berjanji akan terus memperjuangkan dunia pendidikan agar lebih maju, bermutu, berkualitas dan lebih sejahtera, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) SD untuk 6.543 siswa, PIP SMP untuk 2.075 siswa, PIP SMA untuk 874 siswa, dan PIP SMK untuk 1.313 siswa.
Lihat Juga :