Ondo Herman Yoku: Pelaku Pembakaran Warga Saya, Penanganan Jangan Berlebihan

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 14:47 WIB
loading...
Ondo Herman Yoku: Pelaku...
Ondoafi Besar Kabupaten Keerom, Papua, Herman Yoku mengakui jika pembakaran kantor Disnaker, kantor PMK serta pengerusakan kantor Bupati dilakukan oleh warganya. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
KEEROM - Ondoafi Besar Kabupaten Keerom, Papua Herman Yoku mengakui jika pembakaran kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) serta pengerusakan kantor Bupati Keerom, Papua dilakukan oleh warganya.

Namun Herman meminta aparat tidak berlebihan menghadapi warga. Sebab aksi pembakaran kantor kemarin adalah komulatif dari kekecewaan warga Keerom yang selama ini terjadi. (Baca juga: Amuk Massa, Kantor Disnaker Keerom Papua Ludes Dibakar)

"Jadi bukan hanya dari kekecewaan hasil CPNS. Ada permasalahan lain yang sudah lama disimpan warga. Intinya ini kesalahan pemerintah dan pejabat yang tidak mau mendengar aspirasi rakyat," kata Herman Yoku, Jumat (2/10/2020). (Baca juga: Polisi Tangkap Enam Orang, Diduga Dalang Kerusuhan di Keerom Papua)

Dia menegaskan, persoalan amuk warga tidak berkaitan dengan masalah sesama warga Keerom. Namun murni akibat kekecewaan terhadap pemerintah. Olehnya itu, dia kembali meminta aparat Kepolisian juga tidak berlebihan dalam menangani aksi massa. (Baca juga: Kapolda Papua Tegaskan Usut Tuntas Peristiwa Pembakaran dan Tangkap Pelakunya)

"Saya sudah sampaikan kepada temen-temen Kepolisian bahwa yang terjadi itu hanya air-air saja (permasalahan di permukaan). Ada masalah lain. Tapi sebaiknya duduk bersama untuk menyelesaikan soal ini," ucapnya.

Sementara itu ratusan personel Polda Papua serta jajaran disiagakan di Kantor Bupati Kabupaten Keerom. Sementara pihak Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Keerom akan menggelar pertemuan untuk menyikapi permasalahan yang terjadi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Operasi TNI di Papua...
Operasi TNI di Papua Jadi Sorotan Dunia, Pembebasan Pilot Dinilai Humanis dan Profesional
Menteri HAM: 15 Korban...
Menteri HAM: 15 Korban Tewas dalam Insiden Penembakan di Distrik Kembru, Anak-anak Jadi Korban
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Rekomendasi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Berita Terkini
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved