Budidaya Sayur Hidroponik, Jadi Tren Masyarakat Era Revolusi Industri 4.0
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 18:52 WIB
Yunda mengatakan, selain membina budidaya sayur hidropinik, pihaknya juga membentuk kader masyarakat desa, melakukan sosialisasi mengenai ketahan dan keamanan pangan. "Dengan begitu akan terbentuk masyarakat yang memiliki ketahanan pangan yang cukup bagus," jelasnya.
Menurutnya, hasil sayur hidroponik lebih bagus, lebih besar dan lebih sehat, karena tidak menggunakan bahan kimia pestisida atau lainnya.
"Terlebih bagi masyarakat yang memang terdampak pada ketahanan pangan pasca pandemi. Jadi kami juga mengajarkan ke masyarakat dalam mengolah hasil panen mereka untuk dijual kembali," ucapnya.(Baca juga : Hidroponik, Tren Bertani yang Cocok saat Pandemi )
Yunda berharap masyarakat bisa terus terus mengembangkan hasil tanam dengan teknik tanam hidroponik di rumahnya. "Karena memang hasilnya lebih terlihat dan biasa dijual kembali," tandasnya.
Menurutnya, hasil sayur hidroponik lebih bagus, lebih besar dan lebih sehat, karena tidak menggunakan bahan kimia pestisida atau lainnya.
"Terlebih bagi masyarakat yang memang terdampak pada ketahanan pangan pasca pandemi. Jadi kami juga mengajarkan ke masyarakat dalam mengolah hasil panen mereka untuk dijual kembali," ucapnya.(Baca juga : Hidroponik, Tren Bertani yang Cocok saat Pandemi )
Yunda berharap masyarakat bisa terus terus mengembangkan hasil tanam dengan teknik tanam hidroponik di rumahnya. "Karena memang hasilnya lebih terlihat dan biasa dijual kembali," tandasnya.
(nun)
Lihat Juga :