Budidaya Sayur Hidroponik, Jadi Tren Masyarakat Era Revolusi Industri 4.0

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 18:52 WIB
Warga mulai budidaya sayur hidroponik. Foto: SINDONews/Ali Masduki
SURABAYA - Budidaya sayuran dengan teknik hidroponik kini mulai marak. Cara berkebun dilahan sempit ini mejadi pilihan masyarakat di era revolusi industri 4.0.

Seperti yang dilakukan masyarakat di kawasan Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Gresik, Jawa Timur.(Baca juga : Hidroponik, Estetika dan Bermanfaat )



Masyarakat disana mulai membudidayakan sayuran hidroponik. Tanaman dibudidayakan di dalam media khusus dengan memakai bantuan sistem sirkulasi air. Sebelumnya, air telah dicampurkan dengan unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Ketua Hima Prodi S1 Gizi Unusa , Yunda Andita Putri, menjelaskan kegiatan budidaya tersebut merupakan binaan dari Himpunan Mahasiswa (Hima) Program Studi (Prodi) S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dalam menjalankan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D).

Pembinaan itu untuk meningkatkan ketahanan dan keamanan pangan pada masyarakat desa dalam tatanan baru di era industri 4.0. Hima Gizi Unusa berharap masyarakat Desa Dukunanyar mampu bertahan ditengah pandemi seperti saat ini.

"Kami mengajak masyarakat desa untuk penanaman sayur hidroponik hingga mengolah hasil panen, sehingga memiliki nilai jual yang cukup bagus," katanya, Jumat (2/10/2020).(Baca juga : Panen Hidroponik Lahirkan Kepuasan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!