Polisi Amankan 7 'Pak Ogah' yang Kerap Meresahkan Pengendara
Kamis, 01 Oktober 2020 - 20:49 WIB
"Ada yang jadi tukang bentor awalnya, tapi melihat keuntungan sebagai pak ogah lebih besar, makanya dilanjutkan. Mereka pura-pura menaruh bentornya sambil nunggu penumpang. Padahal sedang malak pengendara. Nanti kalau ada petugas, mereka lari ke bentornya, untuk mengelabuhi petugas," Imbuh Hartanti.
Dia juga menyayangkan sikap pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial dan Satpol PP Kota Makassar yang dinilai tidak menjalankan perannya, padahal masalah seperti ini merupakan kewenangan penuh instansi tersebut.
Baca juga: KRI Badau 841 Tambah Kekuatan Patroli Pengamanan di Wilayah Lantamal VI
"Kita juga ragu, sebenarnya kondisi ini jadi tugas utama Dinas Sosial dan Satpol PP karena masuk dalam urusan premanisme jalanan lah, jadi harusnya mereka turun. kalau dinas tersebut minta bantu dalam hal mengamankan kami siap, maksud saya jangan kita yang memulai, ayo turun bersama," tukasnya.
Hartanti mengaku sampai penindakan terhadap preman jalanan itu dilakukan pihaknya, tak ada permintaan baik secara administratif maupun lidan dari dinas berwenang atau petugas keamanan pemerintah Kota Makassar tersebut.
"Harusnya kita sikapi bersama persoalan ini. Yah mudah-mudahan dengan adanya tindakan dari kepolisian tadi, mereka yang tekait yang seharusnya menangani ini tergugah hatinya, kalau mereka butuh bantuan pasti kita bantu," pungkasnya.
Dia juga menyayangkan sikap pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial dan Satpol PP Kota Makassar yang dinilai tidak menjalankan perannya, padahal masalah seperti ini merupakan kewenangan penuh instansi tersebut.
Baca juga: KRI Badau 841 Tambah Kekuatan Patroli Pengamanan di Wilayah Lantamal VI
"Kita juga ragu, sebenarnya kondisi ini jadi tugas utama Dinas Sosial dan Satpol PP karena masuk dalam urusan premanisme jalanan lah, jadi harusnya mereka turun. kalau dinas tersebut minta bantu dalam hal mengamankan kami siap, maksud saya jangan kita yang memulai, ayo turun bersama," tukasnya.
Hartanti mengaku sampai penindakan terhadap preman jalanan itu dilakukan pihaknya, tak ada permintaan baik secara administratif maupun lidan dari dinas berwenang atau petugas keamanan pemerintah Kota Makassar tersebut.
"Harusnya kita sikapi bersama persoalan ini. Yah mudah-mudahan dengan adanya tindakan dari kepolisian tadi, mereka yang tekait yang seharusnya menangani ini tergugah hatinya, kalau mereka butuh bantuan pasti kita bantu," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :