Wahidin Minta Kasus Perusakan Musala dan Perobekan Alquran Tak Dibesar-besarkan
Kamis, 01 Oktober 2020 - 19:34 WIB
Diberitakan sebelumnya, Musala Darrusalam menjadi sasaran aksi vandalisme. Dinding musala dicoret dengan tulisan, "Saya Kafir", "Anti Islam", "Anti Khilafah." Yang parahnya lagi, pelaku menyobek-nyobek Alquran. (Baca juga: Pelaku Perobekan Alquran dan ‘Saya Kafir’ di Musala Tangerang Berstatus Tersangka )
Aksi perusakan musala ini terungkap, pada saat warga akan melakukan salat Ashar, Selasa 29 September 2020. Diduga, pelaku melakukan aksinya siang hari, saat suasana sedang dalam keadaan sepi.
Akibat aksi tersebut, musala sempat tidak bisa digunakan untuk salat Ashar. Namun, setelah dilakukan olah TKP oleh polisi, coretan pilox hitam di dinding dan lantai musala langsung dibersihkan dengan tiner.
Aksi perusakan musala ini terungkap, pada saat warga akan melakukan salat Ashar, Selasa 29 September 2020. Diduga, pelaku melakukan aksinya siang hari, saat suasana sedang dalam keadaan sepi.
Akibat aksi tersebut, musala sempat tidak bisa digunakan untuk salat Ashar. Namun, setelah dilakukan olah TKP oleh polisi, coretan pilox hitam di dinding dan lantai musala langsung dibersihkan dengan tiner.
(mhd)
Lihat Juga :