Omzet 0 Rupiah, Titik Nadir Pelaku Usaha Pariwisata Semarang di Masa Pandemi
Kamis, 01 Oktober 2020 - 16:17 WIB
“Olahan pangan omzet sebelumnya Rp10 juta per bulan, namun kini kurang dari Rp5 juta. Penurunan penjualan karena daya beli rendah. Belum bisa secara maksimal menggunakan sosial media untuk pemasaran online, dan tidak mengetahui cara bergabung di market place,” ujar dia.
Menurut Nila, penyedia aplikasi seperti Gojek memiliki peran besar bagi pengembangan 10 klaster UMKM di Kota Semarang. Apalagi, ekosistem yang dibangun bisa mempermudah transaksi secara contactless baik menggunakan jasa antar maupun pembayaran dengan uang elektronik.
“Ekosistem Gojek mampu membantu perluasan jenis produk, mempermudah transaksi secara contactless baik menggunakan aplikasi Gojek maupun membayar dengan menggunakan Gopay, serta memperluas pasar dengan GoSend yang saat ini mampu menjangkau antarkota di Pulau Jawa,” tutur Nila.
Sementara itu, VP Regional Strategi Gojek Jabar Jateng dan DIY Becquini Akbar mengatakan, lebih dari 90% mitra usaha merasa sangat terbantu dengan teknologi yang tersedia dalam ekosistem. Mereka bisa bertahan di masa pandemi.
“Kami percaya, kemudahan dan keamanan akses dalam proses aktivasi kian mendukung mitra UMKM untuk memulai usaha, beradaptasi dan mampu melebarkan sayap bisnisnya. Di aplikasi GoBiz terbaru, mitra UMKM bisa memanfaatkan fitur Daftar Mandiri untuk melakukan pendaftaran, mengecek status verifikasi, dan aktivasi akun secara mandiri,” kata Becquini.
Menurut Nila, penyedia aplikasi seperti Gojek memiliki peran besar bagi pengembangan 10 klaster UMKM di Kota Semarang. Apalagi, ekosistem yang dibangun bisa mempermudah transaksi secara contactless baik menggunakan jasa antar maupun pembayaran dengan uang elektronik.
“Ekosistem Gojek mampu membantu perluasan jenis produk, mempermudah transaksi secara contactless baik menggunakan aplikasi Gojek maupun membayar dengan menggunakan Gopay, serta memperluas pasar dengan GoSend yang saat ini mampu menjangkau antarkota di Pulau Jawa,” tutur Nila.
Sementara itu, VP Regional Strategi Gojek Jabar Jateng dan DIY Becquini Akbar mengatakan, lebih dari 90% mitra usaha merasa sangat terbantu dengan teknologi yang tersedia dalam ekosistem. Mereka bisa bertahan di masa pandemi.
“Kami percaya, kemudahan dan keamanan akses dalam proses aktivasi kian mendukung mitra UMKM untuk memulai usaha, beradaptasi dan mampu melebarkan sayap bisnisnya. Di aplikasi GoBiz terbaru, mitra UMKM bisa memanfaatkan fitur Daftar Mandiri untuk melakukan pendaftaran, mengecek status verifikasi, dan aktivasi akun secara mandiri,” kata Becquini.
(awd)
Lihat Juga :