PSI Minta Pemkab Wondama Umumkan Nilai Peserta Tes CPNS
Sabtu, 26 September 2020 - 20:41 WIB
Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Teluk Wondama, Andris B. Worisio saat diminta menanggapi hal ini berharap Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bisa mendengar apa yang menjadi permintaan masyarakat. Menurutnya transparansi dalam perekrutan CPNS harus dilakukan dalam rangka menjunjung tinggi asaz keadilan.
“Pengumuman ini harus jelas, teman-teman yang tidak lulus ini karena memang skor (nilai) mereka tidak mencapai, atau ada kebijakan lain. Saya harap BKD harus publikasikan hasil dan nilai tes semua peserta ujian CPNS, demi mewujudkan keadilan,” kata dia dalam keterangan pers tertulisnya, Sabtu (26/9/2020).
“Tidak hanya itu, dengan transparansi kita juga berharap kedepan ASN di Teluk Wondama memiliki kualitas dan kualifikasi yang baik. Jangan sampai ada yang secara kemampuan lolos, namun tidak diloloskan. Sehingga kita bertanya ada apa, karena ada masyarakat mengatakan bahwa memiliki skor tinggi saat tes, namun dinyatakan tidak lolos, sementara yang skornya rendah lolos,” tegasnya. (BACA JUGA: Puluhan Karyawan Tiga Bank di Kota Sorong Positif COVID-19)
Ia mencontohkan, pencantuman skor atau nilai seperti pengumuman CPNS yang dilakukan oleh Pemkab Manokwari. “Kabupaten Manokwari melampirkan skor, Kabupaten lainnya harusnya juga demikian, makanya ada apa di Wondama kenapa sampai skor (nilai) tidak diumumkan, apa ada yang ditutupi,” tanya Mantan Sekretaris BEM UNIPA ini.
Masih kata Worisio, dalam ujian CPNS ada beberapa hal yang dinilai yaitu Tes Karakteristik Pribadi, Tes Intelejensia Umum, Tes Wawasan Kebangsaan.
“Pengumuman ini harus jelas, teman-teman yang tidak lulus ini karena memang skor (nilai) mereka tidak mencapai, atau ada kebijakan lain. Saya harap BKD harus publikasikan hasil dan nilai tes semua peserta ujian CPNS, demi mewujudkan keadilan,” kata dia dalam keterangan pers tertulisnya, Sabtu (26/9/2020).
“Tidak hanya itu, dengan transparansi kita juga berharap kedepan ASN di Teluk Wondama memiliki kualitas dan kualifikasi yang baik. Jangan sampai ada yang secara kemampuan lolos, namun tidak diloloskan. Sehingga kita bertanya ada apa, karena ada masyarakat mengatakan bahwa memiliki skor tinggi saat tes, namun dinyatakan tidak lolos, sementara yang skornya rendah lolos,” tegasnya. (BACA JUGA: Puluhan Karyawan Tiga Bank di Kota Sorong Positif COVID-19)
Ia mencontohkan, pencantuman skor atau nilai seperti pengumuman CPNS yang dilakukan oleh Pemkab Manokwari. “Kabupaten Manokwari melampirkan skor, Kabupaten lainnya harusnya juga demikian, makanya ada apa di Wondama kenapa sampai skor (nilai) tidak diumumkan, apa ada yang ditutupi,” tanya Mantan Sekretaris BEM UNIPA ini.
Masih kata Worisio, dalam ujian CPNS ada beberapa hal yang dinilai yaitu Tes Karakteristik Pribadi, Tes Intelejensia Umum, Tes Wawasan Kebangsaan.
Lihat Juga :