Dukung Pilkada 2020, Milenial Merah Putih Sebut Bisa Gerakkan Ekonomi
Kamis, 24 September 2020 - 21:50 WIB
Jika tidak ada Pilkada dan masing-masing daerah menggunakan pelaksana tugas atau plt, maka tidak akan efektif. Terlebih saat ini kepala daerah harus banyak melakukan keputusan strategis terkait penganan COVID-19.
"Plt itu punya kewenangan terbatas dari sisi hukum, tidak bisa melakukan kebijakan strategis. Apalagi yang berkaitan dengan COVID," kata Kabid Hukum dan HAM Milenial Merah Putih, Syaiful Anwar Noris.
Maka dengan terpilihnya pemimpin baru di setiap daerah bisa melakukan perang total dengan COVID-19. "Negara tetangga kita bisa melaksanakan dengan situasi seperti ini. Kita ingin kestabilan di daerah tetap terjaga," ujar Gilbert.
Selain itu, mereka juga mengimbau untuk memperhatikan protokol kesehatan saat melangsungkan Pilkada. Mereka yakin pemerintah dan para calon kontestan di Pilkada bisa menyiapkan para pemilih untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat. "Negara tetangga kita bisa melaksanakan dengan situasi seperti ini. Kita ingin kestabilan di daerah tetap terjaga," katanya.
"Plt itu punya kewenangan terbatas dari sisi hukum, tidak bisa melakukan kebijakan strategis. Apalagi yang berkaitan dengan COVID," kata Kabid Hukum dan HAM Milenial Merah Putih, Syaiful Anwar Noris.
Maka dengan terpilihnya pemimpin baru di setiap daerah bisa melakukan perang total dengan COVID-19. "Negara tetangga kita bisa melaksanakan dengan situasi seperti ini. Kita ingin kestabilan di daerah tetap terjaga," ujar Gilbert.
Selain itu, mereka juga mengimbau untuk memperhatikan protokol kesehatan saat melangsungkan Pilkada. Mereka yakin pemerintah dan para calon kontestan di Pilkada bisa menyiapkan para pemilih untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat. "Negara tetangga kita bisa melaksanakan dengan situasi seperti ini. Kita ingin kestabilan di daerah tetap terjaga," katanya.
(shf)
Lihat Juga :