20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata

Jum'at, 17 Juli 2026 - 09:40 WIB
Baca Juga: Ancaman Nyata Megathrust, BNPB Beberkan Sejumlah Historis Gempa dan Tsunami

Kesembilan, 20 tahun setelah Pangandaran, Indonesia telah memiliki sistem peringatan dini tsunami, peta bahaya tsunami, jalur evakuasi, sekolah lapang gempa dan tsunami, dan Tsunami Ready UNESCO di beberapa kawasan.

"Namun pekerjaan belum selesai. Pelajaran terbesar yaitu keberhasilan penanggulangan tsunami bukan diukur dari banyaknya korban yang berhasil diselamatkan setelah bencana, tetapi dari sedikitnya korban yang harus diselamatkan karena masyarakat sudah siap sebelum tsunami datang," ujarnya.

Daryono kembali menegaskan bahwa peristiwa tsunami Pengandaran 2006 menjadi salah satu tonggak penting yang mendorong penguatan sistem peringatan dini tsunami nasional dan peningkatan budaya kesiapsiagaan masyarakat pesisir.

Dia pun menegaskan bahwa 20 tahun Pangandaran bukan sekadar mengenang korban, tetapi mengingatkan bahwa tsunami akan selalu menjadi ancaman nyata di pantai selatan Jawa. "Gempa di pantai yang terasa lemah bukan berarti aman. Jika berada di pantai dan terjadi gempa, segera menjauh ke tempat tinggi."

Daryono mengingatkan bahwa natural warning tetap menjadi penyelamat pertama: gempa kuat atau gempa lemah berayun lama, air laut surut mendadak, dan suara gemuruh dari laut adalah tanda alam yang harus dikenali semua orang yang berada di pantai rawan tsunami.

Teknologi peringatan dini tsunami, kata Daryono, sangat penting, tetapi budaya kesiapsiagaan masyarakat adalah benteng pertahanan terakhir. "Peringatan 20 tahun Tsunami Pangandaran adalah momentum untuk membangun generasi yang tidak panik, tetapi siap menghadapi tsunami melalui pengetahuan, latihan, dan evakuasi yang cepat," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!