Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga

Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:37 WIB
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah (camat dan kepala desa), Kepolisian, TNI, serta perwakilan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Acara ini diikuti 82 peserta dari perusahaan dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Mereka melakukan simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Novrie menjelaskan, pencegahan karhutla memerlukan peran aktif seluruh pihak karena risiko kebakaran tidak mengenal batas wilayah. Sinergi antarpemangku kepentingan sangat penting untuk memperkuat upaya pencegahan, mempercepat deteksi dini, dan memastikan penanganan cepat sebelum kebakaran meluas.

"Kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, menjaga kelestarian lingkungan, serta meminimalkan risiko kebakaran selama musim kemarau," ujarnya. Baca juga: Link and Match Pendidikan-Dunia Kerja, Wilmar Dukung Program Magang Mahasiswa

Selain memperkuat kesiapsiagaan internal, Wilmar juga aktif tergabung dalam Fire Free Alliance (FFA). Sebuah kolaborasi yang melibatkan perusahaan dan organisasi non-pemerintah (NGO) dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Melalui FFA, berbagai program pencegahan dilakukan tidak hanya di area operasional perusahaan, tetapi juga di wilayah sekitar hingga radius lima kilometer. Program tersebut mencakup edukasi kepada masyarakat, peningkatan kapasitas, serta kolaborasi dalam upaya pencegahan kebakaran sejak dini.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!