Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Jum'at, 03 Juli 2026 - 14:20 WIB
Ia lantas menceritakan, kebiasaannya ketika membeli makanan. Sebagai seorang laki-laki, biasanya langsung membuang kemasan tersebut jika tidak digunakan. "Contohnya, kalau kita beli makanan kan selalu ada plastik, ada kemudian saos atau sambalnya, mau bakso, mau apa pun, kalau namanya laki-laki ya sudahlah, kalau saos atau sambal tidak dimakan, dipotong, dibuang," ucap Pramono.
Namun, karena dirinya telah menerbitkan Ingub nomor 5 tahun 2026, artinya sisa sambal merupakan sampah organik, sedangkan wadahnya dikategorikan sebagai sampah anorganik. Sang istri pun mengingatkannya agar membersihkan kemasan plastik bekas sambal terlebih dahulu sebelum dibuang sesuai aturan yang dibuat oleh Pramono.
"Kalau ibu-ibu, begitu saya melakukan itu, istri saya bilang, ‘Kamu yang membuat Ingub, harus kamu cuci dulu plastiknya.’ Itulah sumber permasalahan di rumah," ucap Pramono.
"Dalam hati saya, kenapa istri saya jadi pengawas saya ya? Dan ini benar-benar true story Bapak, Ibu," sambungnya.
Namun, karena dirinya telah menerbitkan Ingub nomor 5 tahun 2026, artinya sisa sambal merupakan sampah organik, sedangkan wadahnya dikategorikan sebagai sampah anorganik. Sang istri pun mengingatkannya agar membersihkan kemasan plastik bekas sambal terlebih dahulu sebelum dibuang sesuai aturan yang dibuat oleh Pramono.
"Kalau ibu-ibu, begitu saya melakukan itu, istri saya bilang, ‘Kamu yang membuat Ingub, harus kamu cuci dulu plastiknya.’ Itulah sumber permasalahan di rumah," ucap Pramono.
"Dalam hati saya, kenapa istri saya jadi pengawas saya ya? Dan ini benar-benar true story Bapak, Ibu," sambungnya.
(rca)
Lihat Juga :