Ini Penjelasan Rumah Sakit Terkait Penolakan Jenazah COVID-19 yang Viral

Selasa, 22 September 2020 - 02:11 WIB
"Keluarga menerima untuk pemakaman protokol COVID-19, karena memang keluarga sudah tahu bahwa ini positif," ujar dr Hanry.

Jenazah kemudian dibawa ke lokasi pemakaman dengan menggunakan ambulans dan dikawal oleh aparat keamanan. Tapi ternyata di lokasi terjadi hal yang tidak diharapkan dimana sopir ambulans mengalami kekerasan dan mobil jenazah dirusak.

"Sopir kami mengalami cedera kemarin dan sudah mendapat perawatan di ruang IGD kami dalam kondisi dilaporkan baik tetapi mengalami luka-luka," terangnya. (Baca: Penolakan Jenazah COVID-19, Pengemudi Ambulans Ngaku Diserang 3 Kali).



Dari pihak RSUP Prof Kandou sendiri menurut dr Hanry sesuai arahan pimpinan untuk tindak lanjut dari kasus tersebut dengan melaporkan ke kepolisian.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!