BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Selasa, 23 Juni 2026 - 11:01 WIB
Ida menjelaskan, secara umum sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim hujan pada periode Desember hingga Februari. Sementara itu, Maret hingga Mei serta September hingga November merupakan masa peralihan atau pancaroba. Adapun bulan Juni, Juli, dan Agustus menjadi periode yang perlu mendapat perhatian lebih karena identik dengan musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia.
Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani. Foto/Tangkapan layar
Menurut Ida, ancaman karhutla dan kekeringan biasanya meningkat pada periode tersebut. Kondisi itu berpotensi semakin kuat dengan adanya El Nino yang telah diproyeksikan oleh BMKG.
"pada saat bulan Juni, Juli, Agustus, nah ini Bapak Ibu sekalian ini yang perlu diperhatikan, karena pada bulan-bulan ini ancaman kebakaran hutan dan lahan, kemudian kekeringan itu akan biasanya menyertai di musim-musim kemarau ini. Apalagi kalau kita ingat bahwa kedeputian klimatologi juga sudah merilis adanya El Nino, El Nino pada skala moderat pada tahun ini potensinya," ujarnya.
Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani. Foto/Tangkapan layar
Menurut Ida, ancaman karhutla dan kekeringan biasanya meningkat pada periode tersebut. Kondisi itu berpotensi semakin kuat dengan adanya El Nino yang telah diproyeksikan oleh BMKG.
"pada saat bulan Juni, Juli, Agustus, nah ini Bapak Ibu sekalian ini yang perlu diperhatikan, karena pada bulan-bulan ini ancaman kebakaran hutan dan lahan, kemudian kekeringan itu akan biasanya menyertai di musim-musim kemarau ini. Apalagi kalau kita ingat bahwa kedeputian klimatologi juga sudah merilis adanya El Nino, El Nino pada skala moderat pada tahun ini potensinya," ujarnya.
Lihat Juga :