Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:48 WIB
Hal tersebut membuat Loemy sangat marah dan langsung menampar Agen Kartimin dua kali sambil berteriak “Kenapa ditembak…!”.

Kartimin yang ditampar sangat terkejut karena kode kedipan mata Loemy, dia anggap perintah untuk mengeksekusi tawanan. Loemy lantas menyadari bahwa perintahnya salah diterjemahkan.

Setelah meluruskan maksud kode kedipan mata, Loemy memerintahkan dua anak buahnya mengurus jenazah tawanan tadi.

Sepanjang kariernya di kepolisian, Loemy memang dikenal sebagai sosok disiplin dan tegas jika anak buahnya melakukan kesalahan fatal. Dalam segala hal sampai-sampai jika celana dinas anak buahnya terlihat kusut, dia bisa membatalkan izin cuti yang bersangkutan.

Hal tersebut yang mengantarkannya ke puncak karier menjadi Komandan Korps Brimob tahun 1975-1978 dengan pangkat Brigjen Pol. Memasuki masa pensiun, pangkat Loemy naik menjadi Irjen Pol atau jenderal bintang 2.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!